Posts tagged Virtualisasi
Windows tak dapat dibuang…
Jun 8th
Harus di akui memang, ketika kita masih berkerja dengan platform yang masih keuekeuh mempertahankan ke-exclusive-pannya. SisOp Windows masih dibutuhkan.
Berikut ini adalah mengapa saya masih membutuhkan Windows walo sehari-hari sudah berkerja di lingkungan desktop Ubuntu. Namun demikian kebutuhan tersebut masih bisa dipenuhi walaupun dalam lingkungan Ubuntu sekalipun.
Bagaimana dengan anda?
Virtualisasi Server kantor.
Feb 7th
Setelah bulan kemaren aktifitas kantor yang sangat banyak sekali, serta mood untuk menulis yang tidak kunjung tiba plus di tambah dengan tiba-tiba tanpa sebab Zimbra mail server kantor yang sebelumnya running well harddisk nya ngadat tanpa tau sebab dan musababnya. Semakin komplekslah beban kerja yang harus saya pikul, belum lagi dalam waktu mempet harus berangkat ke Jakarta untuk mengikuti training yang sudah di schedule sebulan sebelumnya. Akhirnya dengan berkerja cepat saya routing semua email kantor ke Google Apps yang sudah saya sediakan sebelumnya untuk keperluan backup email.
Sepulang dari Jakarta saya baru bisa melakukan install ulang mail server setelah harddisk garansi yang di klaim dari Dell Indonesia datang. Proses restore dari backup berjalan dengan well, hanya pas mengakses email via Web Access ada kesalahan di sana sini, namun setelah bolak balik wara wiri ke berbagai forum Zimbra luar dan dalam negeri di internet akhirnya masalah ini bisa di atasi, dan semua user bisa mendapatkan email mereka kembali dengan selamat.
Dari pengalaman tersebut, dan untuk memperpendek waktu down time server kritikal seperti email tersebut, dan setelah wara wiri juga di alam maya, serta melakukan serangkaian riset dan testing, akhirnya saya putuskan untuk meletakkan semua server kritikal di lingkungan virtual. Konsekwensi dari keputusan ini saya harus melakukan upgrade memory server yang sebelumnya cuman 2048MB (default bawaan Dell untuk Server PowerEdge T105) menjadi 6114MB. Serta melakukan upgrade sebuah workstation HP dari memory 1024MB ke 8192MB untuk keperluan clustering virtual server tersebut.
Untuk platform virtualnya saya memilih Proxmox. karena dari hasil riset dan testing Proxmox lah yang memuaskan untuk keperluan saya tersebut. Berikut di bawah ini adalah beberapa capture layar dari lingkungan virtual tersebut.

Terlihat ada lima server yang tertanam di lingkungan virtual Proxmox dari dua server yang sudah di cluster, dua dari server tersebut merupakan server Windows, yaitu Windows Server 2008 R2 untuk keperluan riset (Lab) dan Windows Server 2003 SBS untuk Server aplikasi purchasing SOFI + MS SQL 2000.

Salah satu server Ubuntu 8.04 LTS untuk Zimbra mail server sedang saya lakukan upgrade ke versi paket terbaru.
Yang paling membantu saya dengan lingkungan virtualisasi ini, saya merasa sangat nyaman dan aman karena ada vitur backup yang sangat canggih. In case salah satu server crash, saya bisa melakukan restore kembali server tersebut dalam waktu tidak sampai satu jam dari file backup yang telah tersimpan di media penyimpanan (NAS atau TAPE). Juga jika lingkungan virtualnya yang fault misalnya kejadian harddisk rusak seperti yang saya ceritakan sebelumnya. Kita dapat menginstall Proxmox di hardware lain, dan melakukan restore file RAW image server yang sudah kita backup. Waktunya tidak lebih dari 1 jam server sudah up kembali. benar sangat membantu.

