Posts tagged Hackintos
Ngeblog dengan Mac
Jan 16th

Sudah satu minggu ini saya menggunakan Hackintos iATKOS V7 untuk berkerja sehari-hari di komputer rumah, dan saya merasakan sangat nyaman sekali menggunakan sistem operasi yang di buat dari Mac OS X Leopard ini.
Beberapa hari yang lalu saya sempat binggung juga dengan aplikasi apa yang cocok buat digunakan untuk posting blog seperti yang saya rasakan dengan LiveWriter di Windows 7 sebelumnya. Akhirnya saya dapatkan sebuah aplikasi untuk melakukan hal tersebut, MarsEdit namanya.
Memang sih MarsEdit tidak selengkap dan gratis seperti LiveWriter, tapi untuk saya sudah cukuplah untuk mengetik posting blog tanpa harus login dulu ke halaman admin blog saya. Memang sangat disayangkan, aplikasi ini tidak gratis dan selengkap LiveWriter yang gratis. Tapi untuk pengguna Hackintos atau Mac OS X aplikasi ini sudah cukup melengkapi aktivitas kita ngblog.
Tampilan di atas adalah desktop Hackintos saya sedang menjalankan MarsEdit.
Make Mac
Nov 21st
Setelah selama kurang lebih 2 minggu make Mac OS X Leopard yang terinstall di PC Core2Duo di rumah, ternyata lumanyan juga. Hal yang paling ku suka dari Mac adalah cara Mac mengatur aplikasi yang tidak sesulit Windows maupun Linux.
Jika di Windows program yang kita pasang akan meletakan file librarynya ke beberapa folder system dan mendaftarkannya di registry, sehingga jika misalnya Windows kita crash dan menuntut install ulang, kita dengan terpaksa harus menginstall semua aplikasi kita dan mulai dari yang baru lagi. Karena aplikasi yang kita backup di Windows tidak bisa dengan mudah kita letakan pada tempatnya setelah Windows di install kembali.
Beda dengan Mac, kita dapat membackup folder application dan menempatkannya kembali ke Mac yang sudah kita install kembali dengan mudah, dan program pun bisa jalan kembali tanpa kesalahaan apapun. Termasuk juga program Microsoft Office 2008 for Mac yang notabe buatan Microsoft.
Tadi kita bisa Windows dan Mac, di Linux juga demikian. program yang kita install di Linux biasanya akan di letakkan di folder /usr/bin, usr/sbin, atau di /opt. Dan sama dengan Windows. Semua aplikasi di Linux harus kita install kembali jika kita menginstall kembali Linux kita.
Dari sini tanpak sekali kenyamanan menggunakan Mac. Jadi selama 2 minggu mencoba Mac Hackintos jadi pingin beli Mac beneran, tapi kantong lagi tiris sekarang. Kapan bisa ya….