Akhirnya keluar juga.
May 3rd
Setelah menunggu sebulan. Akhirnya Ubuntu 10.04 yang merupakan versi Long Term Support (LTS) keluar juga.
Saat ini bagi yang sudah kebelet ingin mencicipi, tapi tidak memiliki bandwith untuk menguduh, serta tidak sabaran kedatangan shipping dari shipit, anda bisa mendapatnya disini.
Sudah sebulan pulak blog ini sukses tanpa posting yang berarti. Apakah bulan ini akan sama dengan bulan kemaren. kita lihat saya…. :d
Kosmetik baru 10.04
Mar 19th
Ubuntu 10.04 LTS release alpha 3 sudah bisa di nikmati ama pencinta Ubuntu di seluruh dunia. Walaupun release Alpha merupakan release percobaan, dan masih banyak bug di sana sini, tapi sudah merupakan tampilan wajah baru dari veri Ubuntu yang rencananya akan keluar pada akhir April tahun ini.
Di sini saya mencoba mereview beberapa hal yang baru dan berbeda di Ubuntu 10.04 LTS ini dibandingkan kakaknya Ubuntu 9.10. Walaupun tampilan Ubuntu 10.04 LTS akan berubah kembali pada saat release final nanti keluar, kerena mengingat versi yang saya ulas ini masih versi Alpha.
Ok kita mulai saja.
Tampilan Desktop
Ubuntu 10.04 LTS merupakan sebuah kejutan dari Ubuntu, dimana mereka sudah meninggalkan pola tema desktop lama mereka yang sangat khas ke Afrika an dengan di dominasi warna orange dan coklat muda sehingga sangat terasa sekali aroma benua Afrika.
Namun, di versi 10.04 LTS Ubuntu merubah tema desktopnya menjadi lebih internasional dan terkesan ringan serta elegan.
Terlihat juga tombol window bergeser dari sebelumnya di sebelah kanan, sekarang menjadi di sebelah kiri mengikuti gaya Mac OS X. Namun bagi yang terbiasa dengan Mac akan merasakan sedikit ganjalan dengan tata letak tombol urutan terluarnya adalah Maximize bukannya Close seperti di Mac. Belum tau apakah posisi ini sudah fix, atau akan berubah pada saat release final keluar nanti.
Juga seperti rumor sebelumnya, Ubuntu tidak menggunakan google lagi untuk fasilitas search engine di browsernya. Sekarang Ubuntu menggunakan Yahoo Search…
Plus Minus Aplikasi
-
GIMP
Seperti rumor sebelumnya juga, Ubuntu 10.04 sudah tidak menyediakan aplikasi GIMP secara default dalam CD installernya. hal ini alasannya GIMP itu aplikasi untuk profesional, dan tidak cocok untuk pemula-pemula yang baru saja pertama kali menggunakan Linux khususnya Ubuntu, hal tersebut terbukti pada release Alpha3 ini aplikasi desain tersebut sudah tidak tersedia lagi di menu Grafis
Namun demikian kita masih dapat menginstall GIMP dari Ubuntu Software Center dengan mudah, hanya perlu koneksi internet saja untuk itu.
-
penambahan aplikasi baru.
Selain tidak mengikutsertakan GIMP dalam installer default, Ubuntu 10.04 juga menambah beberapa aplikasi yang di versi sebelumnya tidak. Beberapa aplikasi tersebut adalah:
Permainan > Gbrainy
Suara & Video > Pitivi Video Editor
Internet > Gwibber Social Clients
-
Ubuntu Software Center
Untuk menginstall dan menghapus program di Ubuntu salah satu cara yang paling mudah adalah dari USC (Ubuntu Software Center).
USC di Ubuntu 10.04 adalah pengembangan dari USC di Ubuntu sebelumnya. Beberapa fitur tambahan sangat terasa di USC versi Ubuntu 10.04 ini, diantaranya pengelompokan program dalam sub program utama. Misalkan program Internet, di sub kelompokan lagi dalam Chatting, Browsing, Messaging, dan sebagainya.
Untuk tampilan USC di Ubuntu 10.04 ini bisa di lihat di hasil tangkapan layar dibawah ini:
pengelompokan program
Proses menginstall sebuah program
-
Printer
Ubuntu 10.04 alpha3 ini semua printer jaringan di kantor saya bisa terdeteksi secara otomatis dan dapat langsung digunakan tanpa perlu driver lagi.
Siap di ajak mencentak dokumen apapun
Itulah beberapa ulasan yang dapat saya buat untuk Ubuntu 10.04 LTS ini. Karena ini masih release alpha3 maka ada kemungkinan ada beberapa perubahan pada saat release final nanti keluar. Namun sejauh ini sudah sangat nyaman untuk digunakan sehari-hari sambil menunggu hasil final keluar akhir bulan april nanti.
Salam Ubuntu!
Antara Visi, Mimpi dan Do’a…
Mar 5th
Dalam sejarah dunia abad lalu, ada pemimpin dunia yang sangat terkenal akan kekuatan visinya yaitu John F. Kennedy. Di hadapan Konggres Amerika pada tahun 1961 dia mengungkapkan visinya bahwa bangsa Amerika harus bisa mencapai bulan sebelum akhir dekade itu.
Di tengah bangsa Amerika yang lagi limbung sebenarnya visi ini jauh melampaui jamannya. Visi ini muncul ketika bangsa Amerika ragu apakah jalan hidup yang mereka pilih sudah benar, apakah bukannya komunis yang benar karena saat itu komunis lagi menghebohkan dengan keberhasilan Soviet meluncurkan satelit yang mengorbit bumi. Bahkan bangsa Amerika lagi nggumun-nggumun-nya dengan keberhasilan soviet mengirim kosmonot Yuri Gagarin ke antariksa.
Namun sekitar delapan tahun kemudian, meskipun JFK sendiri sudah meninggal – visinya teralisasikan dengan sejarah Neil Amstrong dan Buzz Aldrin sebagai manusia-manusia pertama yang menginjakkan kakinya di bulan pada tanggal 20 Juli 1969.
Jadi visi lebih penting ketimbang sumber daya dan kondisi yang melingkungi manusia itu sendiri. Dengan sumber daya melimpah tetapi tidak didukung oleh visi yang jelas – maka sumber daya yang melimpah ini tidak akan banyak manfaatnya.
Sebaliknya dengan sumber daya yang terbatas dan dengan lingkungan yang tidak sepenuhnya kondusif sekalipun, pemimpin yang mempunyai visi yang kuat akan bisa mengeluarkan rakyatnya dari penderitaan dan bahkan bisa menjadi bangsa pemenang – meskipun tidak harus tercapai pada saat dia memimpin.
Lantas bagaimana kita tahu apakah kita sudah memiliki visi yang jelas atau kita baru sekedar bermimpi ?. Bedanya terletak pada jabaran-nya. Visi yang jelas dapat dijabarkan menjadi Mission, Goals, Strategies dan Action Plans sampai sedetilnya. Sedangkan mimpi tidak perlu penjabaran, Anda bisa saja mimpi lagi menikmati liburan di Paris tetapi berangkatnya naik sepeda dari Depok – namanya juga mimpi, boleh-boleh saja dan tidak perlu penjelasan detil.
Perbedaan antara visi dan mimpi ini pulalah yang antara lain membedakan sedikit karyawan yang benar-benar pindah kwadrant menjadi pengusaha, dengan mayoritas karyawan yang tetap menjadi karyawan sampai pensiun – padahal sejak awal bekerja yang mayoritas ini juga bervisi (sebenarnya masih mimpi) menjadi pengusaha. Golongan yang pertama menjabarkan visinya dan berbuat (action plans) maka sampailah apa yang di-visi-kannya; golongan kedua tidak bermuat apa-apa dengan mimpinya – maka mimpi tetap menjadi mimpi.
Dalam hal visi ini, sebagai umat Islam kita sesungguhnya punya contoh tauladan yang jauh lebih agung dari John F. Kennedy. Tauladan kita adalah bapak para nabi yaitu Nabi Ibrahim A.S. Bayangkan ditengah padang pasir yang gersang tidak ada pepohonan, di tempat yang sangat jauh dari keramaian manusia – nabi Ibrahim sudah memiliki visi yang sangat jelas akan seperti apa tempat itu nantinya. Visi ini dituangkan dalam do’a-do’a-nya yang diabadikan di Al-Qur’an antara lain sebagai berikut :
Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa: Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rezeki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman di antara mereka kepada Allah dan hari kemudian… “. (QS 2 :126)
Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezkilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur. (QS 14:137).
Kini ribuan tahun kemudian, visi itu benar-benar terwujud. Kita bisa menikmati buah-buahan apa saja di Mekkah, meskipun buah-buahan itu sendiri tidak ditanam disana. Buah-buahan, makanan, pakaian dan berbagai kebutuhan manusia mengalir bak air bah dari seluruh dunia ke tempat yang di visikan nabi Ibrahim tersebut diatas. Lebih dari itu manusia yang berduyun-duyun ke Mekkah juga mayoritasnya memiliki satu tujuan saja yaitu menyembah Allah semata yang dimanifestasikan dalam bentuk sholat.
Nah, kalau Kennedy saja yang tidak membaca petunjuk Al-Qur’an bisa membawa bangsanya mencapai bulan. Kita yang dituntun dengan petunjuk dan contoh yang sempurna dari Al-Qur’an dan Hadits – sudah seharusnya dapat berbuat lebih dari yang dilakukan oleh JFK.
Bukan hanya petunjuk dan contoh yang sangat komprehensif yang kita punya, tetapi juga kita dibekali dengan do’a-do’a yang matsur seperti yang dilafalkan Nabi Ibrahim tersebut diatas.
Ayo sekarang kita semua, mulai dari diri kita – bangun dari mimpi-mimpi kita dan mulai membangun visi sambil tidak berhenti untuk terus berdo’a. Semoga Allah menunjuki jalanNya untuk kita semua…Amin.
Note:
Tulisan ini adalah karya Bapak Muhaimin Iqbal dari GeraiDinar.com
Zimbra vs Zarafa
Feb 25th
Hai..hai..hai…. akhirnya di penghujung bulan pebruari atau bertepatan dengan 11 Rabi`ul Awal 1431 H akhirnya sebuah posting bisa keluar kembali. Karena saat ini saya lagi sibuk-sibuknya menyiapkan module training Zimbra yang saya bawakan, sehingga lama blog ini tidak terperbaharui postingannya.
beberapa hari yang lalu, salah satu calon client saya meminta saya untuk memberikan training Mail Server dan Linux Admin untuk staff IT di kantornya. Permintaannya mereka adalah Training setup Zarafa Server untuk Mail system kantor mereka yang terbaru. Karena saya baru dengar nama tersebut jadi agak penasaran dengan Zarafa ini. Dan kalo di tilik dari nama-namanya solusi mail server lengkap di Open Sources sekarang lagi tren menggunakan plesetan nama-nama binatang yang hidup di Afrika sana. Coba lihat Zimbra = Zebra (Kuda Afrika yang putih hitam warnanya) dan sekarang Zarafa = Zerapah (Binatang panjang leher yang juga warnanya putih hitam dan dengan pola yang berbeda) jadi tersenyum sendiri jadinya.
Ok balik ke topik. Karena saya penasaran dengan Zarafa, maka saya mengintalnya di sebuah server percobaan yang saya install di atas mesin virtual Proxmox. Untuk instalasi saya mengambil Zarafa yang versi Community yang bebas digunakan. Proses instalasinya sendiri tidak sulit bagi yang sudah biasa dengan terminal Linux, hanya jika di bandingkan dengan Zimbra Zarafa ini membutuhkan beberapa paket yang harus ada sebelum Zarafa di install. Berbeda dengan Zimbra yang sudah mengemas semuanya dalam satu paket.
Kelebihan Zarafa yang saya rasakan hanya akses ke halaman Webmailnya yang lumanyan cepat di bandingkan Zimbra. Tapi menurut saya sesuai dengan fitur yang di usung. Zimbra jadi lambat karena banyak fasilitas yang harus di load, dan interaksi interfacenya yang sudah seperti layaknya aplikasi desktop biasa. Sementara Zarafa dengan tampilan apa adanya. sehingga menjadi ringan.
Berikut ini saya tampilkan beberapa screenshot untuk perbandingan Zimbra dengan Zarafa
Halaman login ke Zarafa
Halaman login ke Zimbra
Tampilan Zarafa
Tampilan Zimbra
Dari apa yang saya sudah rasakan, kesimpulan menurut saya. Saya akan tetap memilih Zimbra daripada Zarafa. Kecuali server yang saya miliki adalah server versi jadul yang masih pentium III, baru saya mempertimbangkan menggunakan Zarafa.
Nah dengan demikian, apa pilihan anda? :p
Virtualisasi Server kantor.
Feb 7th
Setelah bulan kemaren aktifitas kantor yang sangat banyak sekali, serta mood untuk menulis yang tidak kunjung tiba plus di tambah dengan tiba-tiba tanpa sebab Zimbra mail server kantor yang sebelumnya running well harddisk nya ngadat tanpa tau sebab dan musababnya. Semakin komplekslah beban kerja yang harus saya pikul, belum lagi dalam waktu mempet harus berangkat ke Jakarta untuk mengikuti training yang sudah di schedule sebulan sebelumnya. Akhirnya dengan berkerja cepat saya routing semua email kantor ke Google Apps yang sudah saya sediakan sebelumnya untuk keperluan backup email.
Sepulang dari Jakarta saya baru bisa melakukan install ulang mail server setelah harddisk garansi yang di klaim dari Dell Indonesia datang. Proses restore dari backup berjalan dengan well, hanya pas mengakses email via Web Access ada kesalahan di sana sini, namun setelah bolak balik wara wiri ke berbagai forum Zimbra luar dan dalam negeri di internet akhirnya masalah ini bisa di atasi, dan semua user bisa mendapatkan email mereka kembali dengan selamat.
Dari pengalaman tersebut, dan untuk memperpendek waktu down time server kritikal seperti email tersebut, dan setelah wara wiri juga di alam maya, serta melakukan serangkaian riset dan testing, akhirnya saya putuskan untuk meletakkan semua server kritikal di lingkungan virtual. Konsekwensi dari keputusan ini saya harus melakukan upgrade memory server yang sebelumnya cuman 2048MB (default bawaan Dell untuk Server PowerEdge T105) menjadi 6114MB. Serta melakukan upgrade sebuah workstation HP dari memory 1024MB ke 8192MB untuk keperluan clustering virtual server tersebut.
Untuk platform virtualnya saya memilih Proxmox. karena dari hasil riset dan testing Proxmox lah yang memuaskan untuk keperluan saya tersebut. Berikut di bawah ini adalah beberapa capture layar dari lingkungan virtual tersebut.

Terlihat ada lima server yang tertanam di lingkungan virtual Proxmox dari dua server yang sudah di cluster, dua dari server tersebut merupakan server Windows, yaitu Windows Server 2008 R2 untuk keperluan riset (Lab) dan Windows Server 2003 SBS untuk Server aplikasi purchasing SOFI + MS SQL 2000.

Salah satu server Ubuntu 8.04 LTS untuk Zimbra mail server sedang saya lakukan upgrade ke versi paket terbaru.
Yang paling membantu saya dengan lingkungan virtualisasi ini, saya merasa sangat nyaman dan aman karena ada vitur backup yang sangat canggih. In case salah satu server crash, saya bisa melakukan restore kembali server tersebut dalam waktu tidak sampai satu jam dari file backup yang telah tersimpan di media penyimpanan (NAS atau TAPE). Juga jika lingkungan virtualnya yang fault misalnya kejadian harddisk rusak seperti yang saya ceritakan sebelumnya. Kita dapat menginstall Proxmox di hardware lain, dan melakukan restore file RAW image server yang sudah kita backup. Waktunya tidak lebih dari 1 jam server sudah up kembali. benar sangat membantu.
Address Book di Mac OS X
Jan 17th
Ada semuah aplikasi yang sangat saya senangi di Mac OS X (Hackintos) yang saya gunakan, aplikasi ini dengan mudah dapat di syncron dengan berbagai device yang saya miliki.
Aplikasi tersebut adalah Address Book.

Senangnya menggunakan aplikasi ini jika alamat kita assign sebuah foto, maka pada saat di syncron ke HP maka foto juga ikut dalah address booh HP kita.
Ngeblog dengan Mac
Jan 16th

Sudah satu minggu ini saya menggunakan Hackintos iATKOS V7 untuk berkerja sehari-hari di komputer rumah, dan saya merasakan sangat nyaman sekali menggunakan sistem operasi yang di buat dari Mac OS X Leopard ini.
Beberapa hari yang lalu saya sempat binggung juga dengan aplikasi apa yang cocok buat digunakan untuk posting blog seperti yang saya rasakan dengan LiveWriter di Windows 7 sebelumnya. Akhirnya saya dapatkan sebuah aplikasi untuk melakukan hal tersebut, MarsEdit namanya.
Memang sih MarsEdit tidak selengkap dan gratis seperti LiveWriter, tapi untuk saya sudah cukuplah untuk mengetik posting blog tanpa harus login dulu ke halaman admin blog saya. Memang sangat disayangkan, aplikasi ini tidak gratis dan selengkap LiveWriter yang gratis. Tapi untuk pengguna Hackintos atau Mac OS X aplikasi ini sudah cukup melengkapi aktivitas kita ngblog.
Tampilan di atas adalah desktop Hackintos saya sedang menjalankan MarsEdit.
Convert FAT/FAT32 file system ke NTFS file system di Windows 7
Jan 12th
Untuk mengubah type file system dari FAT/FAT32 ke NTFS di Windows 7 caranya sebagai berikut:
convert d: /fs:ntfs
perintah di atas akan mengubah file system fat/fat32 dari drive D:\ ke file system NTFS.
Dengan perintah di atas juga anda bisa mengubah file system external harrdisk anda yang kebanyakan datang secara default dengan type file system fat32 kee ntfs tanpa harus melakukan format harddisk. Jadi tidak perlu lagi ada acara pindah-pindahan data hanya karena mau menggunakan file system NTFS.
Parental Control Bagian -3
Jan 11th
Program Limits
Di posting sebelumnya kita sudah membahas tentang cara mengatur permainan dengan Parental Control, sehingga kita dapat membuat buah hati kita terkontrol dalam penggunaan komputer. Apalagi jika komputer untuk buah hati kita terletak di kamarnya yang tidak bisa dengan langsung kita awasi.
Ok kalo ini kita akan membahas bagai mana membatasi program-program yang bisa dijalankan oleh anak kita dengan Parental Control. Kita semua tau, tidak semua aplikasi dibutuhkan oleh anak kita. Jadi dengan Parental Control kita bisa mengatur semuanya.
Untuk mengatur program seperti yang kita singgung diatas, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
Bukan window Parental Control
Klik User yang ingin kita control disini contohnya Masyithah
Kemudian di User Control, dibagian Windows Setting pilih Allow and Block Spesific Programs
Dilangkah selanjutnya ada dua pilihan, yaitu Masyithah can use all programs dan Masyithah can only use the programs I allow. Disini pilih yang ke dua tersebut.
Kemudian pilihlan program-program yang kita perbolehkan dengan memberikan tanda centang di program tersebut. Tekan OK kalo sudah selesai.
Untuk memastikan semua peraturan sudah terpasang dengan benar, dan untuk mengapprove beberapa program yang dijalankan pada saat windows login seperti program bawaan driver, anti virus, dsb. Kita harus masuk login ke user tersebut, dan mengizinkan beberapa servis yang muncul pada saat login.
Setelah semua selesai parental kontrol sudah lengkap, dan kita tidak tidak perlu was-was lagi dengan kegiatan sibuah hati dalam berkomputer ria.
Selesai
Parental Control Bagian -2
Jan 7th
Games
Masyithah saat ini sudah besar, dan semakin pandai menggunakan komputer kerja ayahnya untuk menonton “VCD Jim Jam & Sunny” kesukaannya. Selain aktivitas menonton VCD, dia juga sudah bisa menggambar bunga, kumbang, kupu-kupu dengan Microsoft Pain. Dan tentunya dia juga sudah mulai suka bermain permainan komputer (GAME). Tapi kita sebagai orang tua ingin membatasi gam-game apa saja yang boleh dimainkan, dan game-game apa saja yang tidak boleh dimainkan. So bagaimana menanggulangi masalah ini….?
Sebelumnya kita telah membahas tentang pengaturan waktu penggunaan komputer dengan Time Limits di Parental Control. Dibagian ke – 2 (dua) ini kita akan membahas bagai mana mengatur user disini saya mewakilkan dengan anak saya Masyithah tadi sebagai user, untuk memainkan program-program permainan komputer (GAME). Dengan Parental Control kita bisa mengatur agar Masyithah tidak oleh memainkan game . Langkah-langkahnya sebagai berikut:
· Buka tombol Start dan ketik “Parental Control” di Search Bar. Terus di window parental control pilih user (Masyithah).
· Kemudian di jendela user control klik Games di bagian Windows Settings.
· Selanjutnya di Games Control kita bisa mengatur apakah Masyithah boleh main game atau Tidak dengan memilih “Can Masyithah Play Games? Atau tidak bisa atur Masyithah hanya boleh memainkan game-game rating atau type tertentu dengan memilih “Block (or allow) games by rating and content tipes:”
atau memilih “Block (or allow) any game on your computer by name:” untuk memilih game apa saja yang sudah terinstall di komputer yang boleh dan tidak boleh dimainkan oleh Masyithah.
Di contoh ini kita akan memilih yang nomor 3, kita tidak membolehkan Masyithah memainkan game-game yang memerlukan koneksi internet. Maka langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
Di jendela Parental Control > Game Control pilih Block (or allow) any game on your computer by name kemudian klik Always Block di judul game yang memiliki kata awalan internet dan game-game lain yang datang dari Internet, kemudian klik OK.
Kita lihat sekarang di jendela utama User Controls terlihat dibagian Specific Games ada 4 yang ter blok sehingga Masyithah tidak bisa memainkan ke empat game tersebut.
Selesai untuk pengaturan gamenya.
Di posting yang akan datang kita akan membahas tentang pengontrolan terhadap program.
Bersambung…