Panduan membangun mail server tangguh dengan Zimbra sampai tuntas

Zimbra Collaboration Suite saat ini sudah tidak diragukan lagi ketangguhan serta kemudahannya dalam menangani layanan email, calendaring, task, dan kolaborasi. Bahkan ada bisa digunakan tanpa perlu membeli lisensi (versi opensources), tentu saja yang versi ini tidak ada dukungan resmi dari Zimbra Inc selaku pembuat Zimbra, juga ada beberapa fitur tambahan tapi krusial tidak dapat Anda temukan dalam versi free ini. Namun jangan khawatir, Anda dapat menggunakan versi free ini sebagaimana Anda menggunakan versi komersilnya. Sedangkan untuk dukungan Anda dapat mempelajari sendiri di forum-forum tentang Zimbra di internet.

Untuk memperkenalkan Zimbra versi free inilah buku “Panduan membangun mail server tangguh dengan Zimbra sampai tuntas” ini kami tulis, yang bertujuan untuk memberikan Anda informasi bagaimana cara melakukan persiapan, memasang (install), serta melakukan administrasi sederhana terhadap Zimbra server.

Dengan membaca buku ini Anda akan diarahkan bagaimana melakukan persiapan sebelum menginstall Zimbra, seperti mempersiapkan Distro Linux yang akan menjadi host Zimbra, melakukan settingan jaringan, hostname, resolve, dan domain name servis (DNS).  Setelah itu akan dilanjutkan dengan langkah-langkah menginstall Zimbra pada host yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

Untuk melengkapi Zimbra sever yang telah Anda buat, dalam buku ini juga juga kami jelaskan bagaimana melakukan konfigurasi aplikasi email client untuk dapat terhubung ke Zimbra Server dalam menarik, dan mengirim email dengan menggunakan protokol POP3 dan IMAP. Adapun email client yang dibahas adalah: Microsoft Outlook, Thunderbird, Evolution, Outlook for Mac, dan Apple Mail.

Untuk melengkapi pengetahuan tentang Zimbra Anda, pada bagian akhir buku juga kami bahas sedikit bagaimana cara mengamankan Zimbra Server Anda terhadap kehilangan data dengan melakukan backup dan restore. Baik itu secara manual, maupun otomatis dengan bantuan teknologi virtualisasi.

Mudah-mudahan buku ini dapat melengkapi dahaga Anda tentang pengetahuan kolaboration server khususnya Zimbra.

Data buku

Ukuran: 14 x 21

Tebal:  > 150 halaman

Penerbit: Skripta

ISBN: 9786029025293

Pemesanan online dapat dilakukan pada toko buku Gramedia online di alamat: http://117.102.250.2/moreinfo.cfm?Product_ID=761954&CFID=37026559&CFTOKEN=68540505

Posted in Karya | Tagged , , , | Leave a comment

Membuat partisi bari di Windows XP

Untuk Windows XP kebawah, membuat partisi harddisknya diperlukan program pihak ketiga, salah satunya adalah Easus Partition Manager yang dapat di uduh dengan gratis di situs resminya

http://www.partition-tool.com/personal.htm

Langkah-langkah melakukan perubahan partisi dengan Easus di Windows XP adalah sebagai berikut:

  • Klik dua kali pada file program Easus yang baru saja di download.


Gambar 10. File Program Easus Partition Manager Setup.

  • Kemudian klik Next untuk menginstall program tersebut.


Gambar 11. Halaman installer pertama.

  • Kemudian terima penyataan lisensi program dan selanjutnya klik Next


Gambar 12. Halaman penyataan lisensi program.

  • Selanjutnya klik next jika ada permintaan, sampai proses instalasi selesai dengan munculnya halaman yang menyatakan instalasi berhasil. Dan klik tombol Finish untuk keluar dari installer.


Gambar 13. Instalasi selesai.

  • Setelah proses instalasi selesai, Anda dapat menjalankan program tersebut dengan mengklik ikon program di desktop dua kali.


Gambar 14. Icon program di Windows Desktop.

  • Setelah itu program akan berjalan, dan tampak seperti gambar dibawah ini:


Gambar 15. Tampilan program Easus Partition Manager.

  • Untuk membuat sebuah partisi baru yang akan diperuntukan untuk Ubuntu, caranya pada grafis harddisk, klik kanan kemudian pilih menu Resize/Move, seperti tampak pada gambar dibawah ini.


Gambar 16. Merubah partisi yang sudah ada.

  • Setelah itu geser tanda panah disebelah kanan ke kiri atau ke kanan disesuaikan dengan kebutuhan besarnya partisi yang akan Anda buat. Pada contoh gambar dibawah saya mencoba membuat partisi baru sebesar 10 GB.


Gambar 17. Menentukan besarnya partisi baru.

  • Setelah selesai maka tampilan grafis harddisk akan tampak seperti gambar dibawah ini.


Gambar 18. Tampilan layout partisi yang baru dibuat.

  • Untuk menyimpan perubahan layout di atas, klik icon Apply seperti gambar dibawah ini:


Gambar 19. Tombol Apply untuk menyimpan konfigurasi partisi baru.

  • Kemudian program akan meminta Anda untuk menerapkan perubahan tersebut dengan meminta Anda melakukan konfirmasi untuk merestart komputer. Klik Yes untuk mengkonfirmasi hal tersebut.


Gambar 20. Window konfirmasi perubahan.

  • Selanjutnya Windows akan restart, dan proses merubah layout partisi windows akan berjalan seperti gambar dibawah ini:


Gambar 21. Proses perubahan partisi sedang berlangsung.

  • Setelah semuanya selesai, Anda bisa melihat bentuk partisi harddisk komputer Anda sekarang dari program disk management di Windows. Tampilan seharusnya akan seperti gambar dibawah ini:


Gambar 22. Tampilan partisi yang sudah dipersiapkan di Disk Manager Windows XP.

Setelah semuanya siap dan tersedia, Anda sekarang sudah siap menginstall Ubuntu.

Posted in Windows | Leave a comment

Posting pertama di tahun 2012

Tak terasa, sudah satu bulan juga blog ini vakum tidak ada postingan saya terbaru. Terus terang saat ini saya masih memikirkan apa yang akan saya tulis lagi di blog ini. Mungkin akan ada ide menulis lagi nanti…

untuk saat ini, ini dulu yang dapat saya postig. Sekedar untuk memancing ide menulis lagi.

Posted in Celoteh | Tagged | Leave a comment

Puë bahan bak akhé thôn…

Akhé thôn 2011 nyoë lôn hana bahan lé keu tumuléh. Na bahan I nan?

Posted in Celoteh | Tagged | 2 Comments

Mempersiapkan partisi untuk Ubuntu di Windows 7

Untuk membuat sebuah partisi baru dari harddisk yang sudah diinstallkan Windows, dapat dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya dengan menggunakan program disk management jika Anda menggunakan Windows Vista, Windows 7, atau Windows 8 Developer Preview. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Klik start menu, kemudian pada kotak search ketik “disk management” pada daftar yang muncul klik “Create and Format Harddisk Partitions

image

 

  • Kemudian program disk management akan dijalankan seperti gambar dibawah ini:

image

 

  • Kemudian pada bagian atas pilih Volume C. yang Anda lakukan di sini merubah ukuran partisi C yang 20 GB menjadi 12 GB. Karena 8 GB akan dipersiapkan untuk Ubuntu 11.10
  • Untuk melakukan hal tersebut, klik kanan pada (C:) di Disk 0, kemudian pilih “Shrink Volume…”

image

  • Kemudian pada Window Shrink Volume masukan nilai 8000 dibagian “Enter the amount of space to shrink in MB” untuk membuat partisi baru yang berukuran 8 GB.

image

  • Setelah selesai klik “Shrink” untuk menjalankan proses Shrink, sehingga hasil akhirnya akan terlihat seperti gambar dibawah ini:

image

Setelah partisi baru tersebut terbentuk, sekarang Anda siap untuk menginstall Ubuntu 11.10 di partisi tersebut.

Posted in Linux, Ubuntu, Windows, Windows Desktop | Tagged | 2 Comments

Lari pagi ditemani Android…

Android lagi!…, ceile, baru pake Android share lagi. Ya I ya lah, kan biar semua dapat info kalo Android itu bukan hanya bisa untuk sms, telpon, fbkan, internetan saja. tapi bisa juga untuk mentracking kegiatan kita, salah satunya ya lari pagi.

Ini hasil lari jalan pagi saya hari ini ditemani Android dengan app RunKeeper.

CAP201111130914

Hasil lebih lengkap bisa dilihat di http://adf.ly/3hQsS

Ayo agan yang pake Android pasang app RunKeeper (cari aja di market), dan mari sama-sama kita share aktifitas olah raga agan (lari, jalan, bersepeda, dll). Kita lihat siapa yang rajin olah raga he..he..he….

Posted in Android | Tagged | Leave a comment

Aplikasi di Android ku…

Setelah kurang lebih satu minggu menggunakan Galaxy Gio, saya sudah tak terhitung lagi kegiatan bongkar pasang aplikasi yang saya lakukan. Untuk sekarang, berikut ini beberapa aplikasi yang ada dalam Gio saya. (jadi keranjingan nulis masalah Android nih… Smile)

CAP201111120216  CAP201111120217

CAP201111120218  CAP2011111202181 

CAP2011111202182  CAP201111120219

CAP2011111202191

Itu tampilan Android ku, mana Android mu? Open-mouthed smile

Posted in Android | Tagged | 1 Comment

Menginstall Flash Player di Galaxy Gio

Seperti “nahnu” sudah ketahui bersama kalo Flash Player tidak dapat di install di ponsel Samsung Galaxy Gio yang merupakan salah satu ponsel Android yang “mumer”. Namun karena ada beberapa aplikasi yang membutuhkan flash player untuk dapat jalan terpaksa “ana” mencari cara agar Galaxy Gio “ana’” dapat menginstall flash player, terutama buat menjalankan aplikasi indotv untuk menonton tv live streaming.

Akhirnya “ana” nemu caranya, walopun “ana” harus menjebol garansi Galaxy Gio “ana” yang baru dua hari beli karena harus di root.

Caranya adalah seperti langkah dibawah ini:

  1. Download bahannya di sini dan ekstrak.
  2. Kemudian install file apk nya.
  3. Lewat root explorer, masuk ke /data/data/com.adobe.flashplayer dan hapus folder “lib” yang bawaan file apk.
  4. Ekstrak file lib.zip dan copy folder “lib” ke data/data/com.adobe.flashplayer, untuk mengganti file lib yang dihapus sebelumnya.
  5. Set permission ke “rwsrwsrwt” (centang smua) untuk =
    - keempat file di dlm folder “lib”
    - folder “lib”
    - folder com.adobe.flashplayer
  6. Reboot gio dan enjoy

Nah sekarang seharusnya “antum” sudah bisa mejalankan aplikasi yang membutuhkan flash player sekarang. Tapi inga’ inga’… menjalankan flash player akan membuat baterey Android “antum” cepat kering, karena itu siapkanlan segera baterai cadangan.

Sedikit catatan:

Ana menggunakan Samsung Galaxy Gio yang sudah upgrade ke Android 2.3.4 alias Gingerbread via KIES.

Gio ana sudah ana root.

Jadi silahkan samakan versi Android antum untuk meminimalisir kesalahan.

Untuk yang versi lain silahkan coba sendiri, ana belum pernah coba.

Satu lagi yang paling penting, Ilmu ini ana share hanya untuk pengetahuan kita bersama, ana tidak bertanggung jawab dan nddak akan mau bertanggung jawab terhadap kerusakan gio antum sekalian karena mencoba tutorial ini, karena itu resiko ditanggung sendiri.

 

Posted in Android | Tagged | 37 Comments

Review Ubuntu 11.10

Posted in Linux, Ubuntu | Tagged | 4 Comments

Menambah user ke dalam sebuah group di Ubuntu 11.10

Ternyata oh ternyata Ubuntu 11.10 yang sudah menggunakan Gnome 3 sebagai DE nya tidak memungkinkan kita untuk merubah konfigurasi user. Jika kita mencoba menambah user melalui User manager yang ada di UI. kita hanya akan mendapatkan sudah tipe user saja, yaitu: Standart dan Administrator, itu saja.

Terus bagaimana jika kita ingin menambah sebuah user ke dalam sebuah group tertentu, misalnya saya mau menambah user id saya atha ke dalam group vboxusers, biar saya lebih maksimal bisa menggunakan program Virtualbox. Rupanya Ubuntu 11.10 mengajak kita berkotor tangan ria dengan perintah di terminal Linux, caranya adalah sebagai berikut:

  • Jalankan terminal dari Desktop Ubuntu 11.10 dengan menekan kombinasi tombol Ctrl + Alt + T
  • Kemudian di kursor terminal ketik perintah 

groupmod <TEKAN TOMBOL TAB> 2x

  • Kemudian dari daftar user dan group yang tampil dengan perintah groupmod diatas, kita bisa menambahkan sebuah user ke dalam sebuah group dengan perintah:

sudo usermod -a -G vboxusers atha

  • Masukan password Anda jika diminta.
  • Untuk memastikan apakah user tersebut sudah masuk kedalam group yang sudah Anda tentukan dapat dicek dengan perintah:

cat /etc/group

Terlihat sekarang kalo user atha sudah masuk kedalam group vboxusers dengan tanda:

vboxusers:x:126:atha

Sekarang anda sudah dapat menggunakan virtualbox dengan full access. Enjoy!

Posted in Linux, Ubuntu | Tagged , | 4 Comments