PMMSTdZST vs PMESdZ

PMMSTdZST

PMMSTdZST (Panduan Membangun Mail Server Tangguh dengan Zimbra Sampai Tuntas) vs PMESdZ (Panduan Membangun Email Server dengan Zimbra). Mungkin Anda akan bertanya-tanya apa yang membedakan kedua buku denga tema yang sama tersebut.

PMESdZ

Kedua buku tersebut diterbiitkan oleh penerbit yang berbeda dan dengan pembahasan yang berbeda juga. Dimana pada buku PMMSTdZST yang mana ini adalah buku pertama tentang Zimbra masih membahas tentang Zimbra versi 5.xx dengan basis sistem operasi Ubuntu Server.

Sedangkan pada buku PMESdZ adalah buku kedua yang membahas tentang Zimbra versi 7.xx dengan basis sistem operasi tiga buah distro populer di lingkungan produksi, yaitu SLES, Ubuntu, dan CentOS. Kedua buku ini Penulis buat untuk saling melengkapi, bukan saling menjatuhkan.

Jadi Anda sangat berharga jika memiliki kedua buku ini sekaligus.

Posted in Promosi | Leave a comment

Event MUGI Batam pertama ke luar daerah (Tanjung Pinang)

Setelah sekian lama blog ini tidak sempat saya update karena kesibukan yang lain, akhirnya hari ini ada juga bahan untuk melakukan update blog ini. Bahannya adalah tentang kegiatan komunitas MUGI Batam dalam membawakan materi workshop IT yang berhubungan dengan teknologi Microsoft ke luar daerah MUGI Batam, yaitu ke Tanjung Pinang, lebih tepatnya di Kampus STISIPOL RAJA HAJI.

Saya dan kawan-kawan dari MUGI Batam berangkat jam 11.00 siang dari Pelabuhan Telaga Punggur Batam, sempat juga menikmati kehebohan penjual tiket Verry Batam – Tanjung Pinang:

2012-05-05 10.24.32

Sampai ke Tanjung Pinang sekitar jam 12 siang lewat, dan kami langsung makan siang di kedai kopi Berkah dekat pelabuhan.

Saat sedang makan siang tersebut, team panitia dari Kampus STISIPOL datang menjemput, setelah makan kami langsung berangkat…

Setelah beberapa menit dalam perjalanan dari pelabuhan, dan setelah menjemut salah seorang rekan yang sudah datang lebih awal kami sampai juga ke tempat acara, KAMPUS STISIPOL Raja Haji.

2012-05-05 13.09.43

Ternyata peserta yang sudah menunggu sudah ramai juga, mengingat schedule awal acara adalah jam 13.00 siang. Sebelum masuk ke tempat acara team MUGI-Batam sempat bernarsi terlebih dahulu he.he..he….

2012-05-05 13.10.13

2012-05-05 13.10.32

2012-05-05 13.27.04

Setelah selesai beberapa kendala teknis dapat diatasi, acara segera dimulai dengan dibuka oleh pihak Kampus STISIPOL Raja Haji.

2012-05-05 13.50.36

Kemudian dilanjutkan oleh materi pertama tentang pengenalan MUGI dan MUGI Batam oleh Bro Irawan.

2012-05-05 13.55.11

Setelah itu materi kedua tentang Visual Studio Lightswitch oleh Bro Junindar, MVP (ketua MUGI Batam).

2012-05-05 14.41.04

Karena acara dimulai kurang lebih jam 14.00 wib, makan acara dibawakan tanpa jeda, setelah materi dari Bro Junindar selesai, masuk meteri ke tiga yang dibawakan oleh Bro John Friadi dengan materi Microsoft Word 2010. Di sini Bro John mendemokan cara membuat TOC, Dictation, Bibliography, dan Cover dengan Microsoft Word 2010.

2012-05-05 14.53.06

Materi ke empat giliran saya yang membawakan, tema materi yang saya bawakan adalah Windows 8 Customer Preview saya singkat dengan Windows 8 Preview saja. Dimana pada materi ini saya meninformasikan evolusi tampilan GUI dari Windows pertama yaitu MS DOS, sampai ke Windows 8 Customer Preview.

2012-05-05 15.35.57

Setelah bagian evolusi GUI Windows selesai, saya masuk ke demo Windows 8 Customer Preview seperti pengenalan Metro Style, Tile, Charm (Contract), Apps, dan lain-lain.

2012-05-05 15.47.02

Saya juga sempat menjelaskan tentang teknology Hyper-V di Windows 8 saat salah seorang peserta menanyakan kompatibelitas software lama jika dijalankan di Windows 8.

2012-05-05 14.48.13

Setelah materi saya selesai, materi selanjutnya adalah materi terakhir dalam event ini. Yaitu Kinect yang dibawakan oleh Bro Arseto dan dibantu oleh Bro David.

2012-05-05 16.09.48

Materi ini bisa dibilang materi paling heboh, dimana peserta dapat berinteraksi langsung dengan teknologi Kinect, yaitu dengan ikut serta memainkan beberapa program permainan (game) yang antara lain Sepak Pinalti, Lomba Lari Sprint, dan Balap Mobil. Semua cukup dilakukan dengan menggerakan kaki atau tangan selayaknya kita melakukannya di alam nyata.

2012-05-05 16.26.44

2012-05-05 16.33.41

Dengan berakhir materi tentang Kinect, maka event MUGI Batam di luar pulau ini berakhir, acara ditutup dengan penyerahan sertifikat MUGI kepada peserta secara simbolis.

2012-05-05 16.38.46

Dan berikut beberapa gambar lain tentang event ini:

Perserta yang hadir.

2012-05-05 13.32.08

Peserta yang bertanya.

2012-05-05 14.44.34

Spanduk event di luar Kampus.

2012-05-05 16.48.48

Over all, acara ini berlangsung dengan sukses, walaupun awalnya sempat was-was akan gagal karena ada beberapa persiapan teknik yang belum dipersiapkan oleh pihak Kampus. Hal ini wajar dan dapat diterima, mengingat ini merupakan event pertama Kampus ini tentang seminar yang berhubungan dengan Teknologi Informasi, serta mengingat lagi kampus ini adalah Kampus yang mengajarkan Ilmu Sosial.

Akhirnya setelah semua kelar, kami kembali lagi ke Batam. Sampai jumpat di event MUGI Batam selanjutnya. Open-mouthed smile

Posted in Komunitas, Windows, Windows Desktop | Tagged , | 2 Comments

Mastering Ubuntu vs Buku Pintar Ubuntu

Seperti yang telah saya tulis dan umumkan sebelumnya, dimana ada dua buah buku Ubuntu yang saya tulis. Banyak yang bertanya-tanya apa sih perbedaan kedua buku tersebut sehingga keduanya layak untuk dibaca?

Sebenarnya buku tersebut saya tulis untuk dua versi Ubuntu yang berbeda, Ubuntu 10.10 saya bahas di buku Mastering Ubuntu, dan Ubuntu 11.10 saya bahas di buku Pintar Ubuntu.

Pada kedua buku tersebut ada bahasan yang khusus, dimana pembahasan tersebut terdapat hanya pada salah satu buku saja, sehingga memiliki ke dua buku tersebut akan lebih menyempurnakan pengetahuan Ubuntu anda.

Pembahasan seperti menjalankan applikasi Windows hanya ada pada buku Pintar Ubuntu, dan tidak ada di buku Mastering Ubuntu. Sementara pembahasan tentang oprek tampilan Desktop lebih lengkap di buku Mastering Ubuntu.

Jadi kedua buku tersebut sangat berharga anda miliki.

Posted in Celoteh, Karya, Promosi, Ubuntu | Tagged , | Leave a comment

Kontrol dan Amankan Koneksi Internet di Jaringan

Dewasa ini sudah semua organisasi  menggunakan internet untuk mempercepat proses produksi, distribusi informasi, dan komunikasi dengan client yang tidak mengenal lagi batasan-batasan teritorial.

Biasanya bandwith yang tersedia untuk koneksi suatu kantor sangat terbatas, namun di organisasi ada banyak user yang berkerja dengan komputer yang terhubung ke jaringan LAN, yang bisa jadi jika tidak ada settingan tertentu akan bisa terhubung semua ke internet, dan tentu saja ini membebani bandwith yang sudah terbatas tadi.

Untuk itu, buku ini akan membahas, bagaimana Anda dapat mengontrol koneksi internet tersebut, sehingga Anda dapat menentukan siapa saja yang boleh mengakses website, dan website apa saja yang diizinkan untuk diakses. Bukan hanya mengatur saja, buku ini juga membahas, bagaimana anda bisa mengamankan koneksi internet tersebut, sehingga sumber daya jaringan LAN organisasi Anda tidak mudah ditembus oleh orang yang tak bertanggung jawab (Cracker).

Di bagian dari buku ini, juga dijelaskan bagaimana membangun sebuah terowongan (tunnel) yang aman dari jaringan internet, sehingga dimanapun anda berada Anda dapat berkerja seperti layaknya Anda sedang di kantor dalam mengakses sumber daya jaringan.

Semua fitur tersebut didapat dari sebuah perangkat lunak bebas yang bernama IPCop. Jadi, tunggu apa lagi, buku ini sangat cocok untuk Anda yang ingin membangun jaringan yang teratur dan aman, untuk kantor, sekolah, rumah, dan warnet sekalipun.

Posted in Jaringan, Karya, Linux, Promosi | Tagged , , , , , | Leave a comment

Menginstall SUSE Linux Enterprise Server (SLES)

Untuk menginstall SLES di server langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Atur urutan booting server Anda agar dapat melakukan booting dari CD atau DVD drive.
  2. Masukkan DVD installasi SLES SP1 ke dalam DVD drive, dan hidupkan server. Untuk pertama booting dengan DVD installer SLES akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini.

    Pada pilihan menu yang ada, pilihlah Installation kemudian tekan enter.


Gambar 4. Booting awal untuk install SLES

  1. Selanjutnya proses loading installer akan segera menjalankan proses instalasi seperti gambar dibawah ini:


Gambar 5. Proses loading program installer SLES

  1. Selanjutnya Anda akan diminta untuk menyetujui lisensi yang berlaku untuk menginstall SLES di server Anda seperti tampilan dibawah ini:


Gambar 6. Halaman lisensi SLES

  1. Selanjutnya Anda akan diminta untuk melakukan pengecekan terhadap media instalasi yang digunakan, hal ini perlu untuk mencegah gagal install karena DVD yang sudah cacat dan lain sebagainya. Namun jika Anda enggan, Anda dapat dengan mudah mengabaikan prosedur ini.


Gambar 7. Proses pengecekan media instalasi SLES

  1. Langkah selanjutnya installer akan melakukan pemindaian dan mendata perangkat keras (hardware) yang digunakan oleh server, proses ini akan memakan waktu beberapa saat sebelum dilanjutkan ke proses selanjutnya.


Gambar 8. Pengecekan hardware oleh sistem installer SLES.

  1. Pada tahap ini installer akan meminta Anda untuk memilih pilihan instalasi yang ada, apakah install dari baru, ataupun mengupgrade dari sistem SLES versi lama. Karena disini kita install baru, maka pilih New Installation.


Gambar 9. Moda pemilihan tipe instalasi SLES

  1. Di langkah ini Anda akan diminta untuk menentukan posisi lokasi tempat tinggal Anda, dan zona waktu yang Anda gunakan. Hal ini diperlukan untuk menentukan jam server Anda nantinya.


Gambar 10. Pilihan zona waktu di SLES

  1. SLES sudah mendukung virtualisasi, untuk itu disini diberikan pilihan tersebut. Untuk keperluan install Zimbra pilihan jatuh pada pilihan yang pertama, Physical Machine (Also for Full Virtualized Guest)


Gambar 11. Pilihan skenario server di SLES.

  1. Pada langkah ini adalah menampilkan rangkuman apa saja yang akan di install, jika Anda puas dengan rangkuman tersebut Anda dapat langsung melanjutkan ke tahap selanjutnya. Namun untuk keperluan Zimbra, Anda harus mehilangkan AppAmor. Caranya klik pada “Software”


Gambar 12. Kesimpulan sementara tentang settingan instalasi.

  1. Selanjutnya Anda akan dibawa ke halaman detail pilihan software, disini Anda cari Novell AppAmor dan hilangkan tanda centangnya kemudian klik OK.


Gambar 13. Pemilihan perangkat lunak di SLES.

  1. Selanjutnya Anda akan diminta untuk menyetujui lisensi sekali lagi. Klik “Accept” untuk menyetujuinya.


Gambar 14. Tampilan lisensi yang kedua di SLES.

  1. Selanjutnya Anda diminta untuk mengkonfirmasi proses installasi SLES. Klik tombol “Install” untuk memulai proses.


Gambar 15. Konfirmasi install SLES.

  1. Selanjutnya installer akan segera memulai proses installasi SLES ke server Anda. Proses ini memakan waktu beberapa saat, tergantung pada seberapa cepat server Anda. Yang dapat dilakukan pada saat proses ini adalah menunggu.


Gambar 16. Proses instalasi SLES sedang berlangsung.

  1. Jika semua berjalan lancar, langkah selanjutnya Anda akan diminta untuk membuat password root untuk sistem SLES. Karena untuk untuk kebutuhan server, maka buatlah password yang kuat dan tidak mudah ditebak, seperti misalnya mengabungkan karakter angka, huruf, dan karakter khusus. Contohnya: R@has!a, dan lain-lain.


Gambar 17. Menentukan password root SLES.

  1. Setelah ini installer akan meminta Anda untuk menentukan nama host dan domain untuk server Anda.


Gambar 18. Menentukan nama host dan domain SLES

  1. Pada langkah ini Anda diminta untuk melakukan konfigurasi jaringan. Yang perlu Anda lakukan disini adalah mematikan firewall dengan cara klik pada tulisan “Disable” pada firewall.


Gambar 19. Konfigurasi yang berhubungan dengan jaringan.

  1. Setelah Anda melewati proses pengetesan koneksi jaringan, pembuatan sertifikat keamanan, dan proses metode authentifikasi, Anda akan diminta untuk membuat nama user dan passwordnya yang digunakan untuk menjalankan sistem operasi SLES nantinya.


Gambar 20. Menentukan nama dan password user SLES

  1. Setelah Anda membaca release note dari SLES, dan melakukan proses konfigurasi perangkat keras. Maka proses instalasi SLES di server Anda selesai.


Gambar 21. Instalasi selesai.

  1. Setelah semuanya berjalan sebagai mana mestinya, sekarang Anda sudah dapat login dan menggunakan SLES Anda, dan siap untuk dikonfigurasi tahap lanjut untuk keperluan menginstall Zimbra.


Gambar 22. Tampilan halaman login SLES


Gambar 23. Tampilan desktop SLES

Posted in OpenSUSE dan SLES | Tagged , , , | Leave a comment

SUSE Linux Enterprise Server (SLES)

SUSE Linux Enterprise Server adalah sebuah distro Linux skala enterprise yang dibuat oleh salah satu perusahaan pembuat sistem operasi yang berbasis UNIX terkenal, yaitu Novell.

SUSE Linux Enterprise selanjutnya disebut SLES adalah sebuah distro Linux yang bersifat komersil, namun Anda dapat menggunakannya dengan bebas selama Anda tidak membutuhkan dukungan teknis dan pembaharuan/update sistem operasi tersebut, jika Anda membutuhkan dukungan teknis dan pembaharuan/update terhadap sistem, maka Anda harus membayar lisensinya.

Distro ini juga salah satu distro yang sudah di support dengan baik oleh Zimbra. Maka untuk kebutuhan tersebut berikut ini adalah langkah-langkah bagaimana cara menginstall distro SLES untuk menjadi server Zimbra Anda.

Posted in Linux, OpenSUSE dan SLES | Tagged | Leave a comment

Seminar Linux dan Open Sources POLTEK Batam.

Kemaren pada tanggal 28-01-2012 diadakan sebuah acara seminar tentang Linux dan Open Sources yang dihadiri oleh seluruh SMK yang ada di seluruh Batam.
Acara ini ditaja oleh Batam Linux User Group atau BLUG dan didukung penuh oleh Gerakan Linux Open Sources Untuk Rakyat GELORA.

Pada acara tersebut saya membawakan meteri tentang Ubuntu.Sampai acara selesai peserta tampak sangat antusias, hal ini ditandai dengan ramenya perserta sampai acara berakhir.

Dengan demikian tampak anak-anak sekolah di Batam masih sangat tertarik dengan ilmu dan informasi TI yang berbasiskan Linux dan Open Sources.

Posted in Komunitas, Linux | Tagged , , | Leave a comment

Panduan membangun mail server tangguh dengan Zimbra sampai tuntas

Zimbra Collaboration Suite saat ini sudah tidak diragukan lagi ketangguhan serta kemudahannya dalam menangani layanan email, calendaring, task, dan kolaborasi. Bahkan ada bisa digunakan tanpa perlu membeli lisensi (versi opensources), tentu saja yang versi ini tidak ada dukungan resmi dari Zimbra Inc selaku pembuat Zimbra, juga ada beberapa fitur tambahan tapi krusial tidak dapat Anda temukan dalam versi free ini. Namun jangan khawatir, Anda dapat menggunakan versi free ini sebagaimana Anda menggunakan versi komersilnya. Sedangkan untuk dukungan Anda dapat mempelajari sendiri di forum-forum tentang Zimbra di internet.

Untuk memperkenalkan Zimbra versi free inilah buku “Panduan membangun mail server tangguh dengan Zimbra sampai tuntas” ini kami tulis, yang bertujuan untuk memberikan Anda informasi bagaimana cara melakukan persiapan, memasang (install), serta melakukan administrasi sederhana terhadap Zimbra server.

Dengan membaca buku ini Anda akan diarahkan bagaimana melakukan persiapan sebelum menginstall Zimbra, seperti mempersiapkan Distro Linux yang akan menjadi host Zimbra, melakukan settingan jaringan, hostname, resolve, dan domain name servis (DNS).  Setelah itu akan dilanjutkan dengan langkah-langkah menginstall Zimbra pada host yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

Untuk melengkapi Zimbra sever yang telah Anda buat, dalam buku ini juga juga kami jelaskan bagaimana melakukan konfigurasi aplikasi email client untuk dapat terhubung ke Zimbra Server dalam menarik, dan mengirim email dengan menggunakan protokol POP3 dan IMAP. Adapun email client yang dibahas adalah: Microsoft Outlook, Thunderbird, Evolution, Outlook for Mac, dan Apple Mail.

Untuk melengkapi pengetahuan tentang Zimbra Anda, pada bagian akhir buku juga kami bahas sedikit bagaimana cara mengamankan Zimbra Server Anda terhadap kehilangan data dengan melakukan backup dan restore. Baik itu secara manual, maupun otomatis dengan bantuan teknologi virtualisasi.

Mudah-mudahan buku ini dapat melengkapi dahaga Anda tentang pengetahuan kolaboration server khususnya Zimbra.

Data buku

Ukuran: 14 x 21

Tebal:  > 150 halaman

Penerbit: Skripta

ISBN: 9786029025293

Pemesanan online dapat dilakukan pada toko buku Gramedia online di alamat: http://117.102.250.2/moreinfo.cfm?Product_ID=761954&CFID=37026559&CFTOKEN=68540505

Posted in Jaringan, Karya, Linux, Promosi, Ubuntu | Tagged , , , | 3 Comments

Membuat partisi bari di Windows XP

Untuk Windows XP kebawah, membuat partisi harddisknya diperlukan program pihak ketiga, salah satunya adalah Easus Partition Manager yang dapat di uduh dengan gratis di situs resminya

http://www.partition-tool.com/personal.htm

Langkah-langkah melakukan perubahan partisi dengan Easus di Windows XP adalah sebagai berikut:

  • Klik dua kali pada file program Easus yang baru saja di download.


Gambar 10. File Program Easus Partition Manager Setup.

  • Kemudian klik Next untuk menginstall program tersebut.


Gambar 11. Halaman installer pertama.

  • Kemudian terima penyataan lisensi program dan selanjutnya klik Next


Gambar 12. Halaman penyataan lisensi program.

  • Selanjutnya klik next jika ada permintaan, sampai proses instalasi selesai dengan munculnya halaman yang menyatakan instalasi berhasil. Dan klik tombol Finish untuk keluar dari installer.


Gambar 13. Instalasi selesai.

  • Setelah proses instalasi selesai, Anda dapat menjalankan program tersebut dengan mengklik ikon program di desktop dua kali.


Gambar 14. Icon program di Windows Desktop.

  • Setelah itu program akan berjalan, dan tampak seperti gambar dibawah ini:


Gambar 15. Tampilan program Easus Partition Manager.

  • Untuk membuat sebuah partisi baru yang akan diperuntukan untuk Ubuntu, caranya pada grafis harddisk, klik kanan kemudian pilih menu Resize/Move, seperti tampak pada gambar dibawah ini.


Gambar 16. Merubah partisi yang sudah ada.

  • Setelah itu geser tanda panah disebelah kanan ke kiri atau ke kanan disesuaikan dengan kebutuhan besarnya partisi yang akan Anda buat. Pada contoh gambar dibawah saya mencoba membuat partisi baru sebesar 10 GB.


Gambar 17. Menentukan besarnya partisi baru.

  • Setelah selesai maka tampilan grafis harddisk akan tampak seperti gambar dibawah ini.


Gambar 18. Tampilan layout partisi yang baru dibuat.

  • Untuk menyimpan perubahan layout di atas, klik icon Apply seperti gambar dibawah ini:


Gambar 19. Tombol Apply untuk menyimpan konfigurasi partisi baru.

  • Kemudian program akan meminta Anda untuk menerapkan perubahan tersebut dengan meminta Anda melakukan konfirmasi untuk merestart komputer. Klik Yes untuk mengkonfirmasi hal tersebut.


Gambar 20. Window konfirmasi perubahan.

  • Selanjutnya Windows akan restart, dan proses merubah layout partisi windows akan berjalan seperti gambar dibawah ini:


Gambar 21. Proses perubahan partisi sedang berlangsung.

  • Setelah semuanya selesai, Anda bisa melihat bentuk partisi harddisk komputer Anda sekarang dari program disk management di Windows. Tampilan seharusnya akan seperti gambar dibawah ini:


Gambar 22. Tampilan partisi yang sudah dipersiapkan di Disk Manager Windows XP.

Setelah semuanya siap dan tersedia, Anda sekarang sudah siap menginstall Ubuntu.

Posted in Windows | Leave a comment

Posting pertama di tahun 2012

Tak terasa, sudah satu bulan juga blog ini vakum tidak ada postingan saya terbaru. Terus terang saat ini saya masih memikirkan apa yang akan saya tulis lagi di blog ini. Mungkin akan ada ide menulis lagi nanti…

untuk saat ini, ini dulu yang dapat saya postig. Sekedar untuk memancing ide menulis lagi.

Posted in Celoteh | Tagged | Leave a comment